Artikel

Diposting pada: Thursday, 04 November 2021

Sebenarnya Anak Lebih Mirip Ibu Atau Ayah, Yuk mari kita cari tau yaa bunda

ANAK LEBIH MIRIP IBU ATAU AYAH

Disaat Bunda sedang mengandung sibuah hati pasti pernah membayangkan, seperti apa ya wajah Si Kecil nanti? Apakah wajahnya lebih dominan mirip Ayah atau Bunda? Apakah rambutnya akan keriting seperti Bundanya atau juga lurus seperti Ayah? Mari kita cari tahu yaa bunn, apa sih yang sebenarnya menentukan wajah dan karakter anak akan lebih mirip siapa.

Wajah Si Bungsu akan cenderung lebih mirip ayahnya, akan tetapi sifatnya lebih mirip Bunda. Nah, Sementara Si Sulung akan memiliki sifat lebih mirip ayahnya, tapi wajahnya tidak mirip. Kok bisa begitu ya? Jadi, ketika sperma bertemu dengan sel telur, maka akan terjadi perpaduan antar gen yang kemudian muncul untuk menjadi karakteristik anak. Beberapa gen akan saling bekerja sama sehingga akan ada gen yang melemah dan menguat bahkan ada juga yang menjadi tidak nampak sama sekali.

  1. Ditentukan Gen Dominan

 Setiap anak akan mewarisi 50% DNA dari masing-masing orang tua. Akan tetapi, ada gen-gen tertentu dari Bunda atau Ayah yang bakalan lebih dominan. Ini menjadi alasan kulit Si Bungsu bisa gelap seperti Bunda dan memiliki karakter wajah lebih mirip ayahnya. Sedangkan, wajah Si Sulung bisa mirip Bunda tapi  untuk warna kulitnya lebih cenderung mirip ayahnya. Akan tetapi, jika wajah si kakak dan adik tidak tampak mirip, itu berarti mereka mewarisi perpaduan genetik yang serupa.

Si kecil juga akan mewarisi sikap tubuh dan juga ekspresi dari orang tuanya, semisal kening akan berkerut seperti bundanya pada saat berfikir. Selain itu, jika ayah mengalami rambut yang rontok (kebotakan), maka pastinya anak juga akan mengalami hal serupa diusia tertentu.

Bentuk wajah dengan karakteristik tertentu seperti alis mata tinggi, lesung pipi, hidung mancung ataupun pesek juga bakalan diwariskan dalam keluarga. Begitu pula dengan bentuk dari tangan, jari, dan juga bentuk rambut. Bahkan bentuk dari posisi gigi yang satu dengan yang lain pun juga sama. Sehingaa seringkali kita dapat melihat bentuk wajah yang serupa dengan saudara, bunda atau ayah.

  1. Tinggi Badan Juga Dipengaruhi Gen

Tidak hanya dari bentuk wajah dan karakteristik tertentu, ternyata genetik juga bisa mempengaruhi tinggi dari badan sikecil nantinya. Nah, supaya kita dapat memprediksi tinggi anak yaitu dengan melalui data tinggi badan kedua orang tua. Bundanya bisa menghitungnya dengan menggunakan rumus berikut ini :

Anak laki-laki = ((Tinggi ayah+ibu) dibagi 2) +5cm

Anak perempuan = ((Tinggi ayah+ibu) dibagi 2) -5cm

Akan tetapi, selain dari factor genetic, juga ada beberapa hal lain seperti kesehatan dan juga nutrisi yang nantinya dapat menjadikan sikecil ini menjadi lebih pendek atau lebih tinggi dari orang tuanya.

Jadi, meskipun secara genetik berpotensi untuk memiliki tubuh tinggi, akan tetapi seorang anak juga dapat memiliki tinggi yang sedang-sedang saja, jika kurang berolahraga ataupun kurang mengonsumsi nutrisi yang sehat.

Selain itu, tinggi sikecil juga dapat dipengaruhi dari nutrisi makanan yang dikonsumsi oleh bundanya dan juga kondisi kesehatan ibu saat sedang hamil, Misalnya jika ibu mengalami diabetes gestasional. Ada juga ada beberapa peneliti yang menyimpulkan bahwa anak dari orang tua yang tidak mirip antara satu sama lain akan mempunyai peluang untuk dapat tumbuh lebih tinggi dan lebih cerdas secara mental.

Namun, untuk penampilan fisik terhadap anak masih bisa terus berubah, dikarenakan struktur tulang baru akan terbentuk sempurma pada usia 20-an. Bentuk wajah dan juga tubuh seseorang dapat ditentukan oleh bentuk tulang, otot, dan cadangan lemak didalam tubuhnya. Jadinya meskipun saat kecil anak akan cenderung tampak mirip bundanya, akan tetapi seiring bertambahnya usia ia juga bisa jadi lebih mirip ayahnya.

Mirip siapapun sikecil nantinya, pastinya bunda dan ayah diharapkan untuk selalu mendukung agar tumbuh kembang sikecil bisa optimal.

Mirip siapapun Si Kecil nantinya, Bunda dan Ayah diharapkan selalu siap mendukung agar tumbuh kembangnya optimal.

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon