Artikel

Diposting pada: Thursday, 11 November 2021

Panduan Dan Tips Dalam Memberikan MPASI Setelah Bayi Berusia 6 Bulan

Panduan Dan Tips Dalam Memberikan MPASI Setelah Bayi Berusia 6 Bulan

MPASI atau makanan pendamping ASI dapat mulai diberikan kepada bayi setelah memiliki usia 6 bulan. Namun, untuk pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara bertahap. Yuk kita pelajari gimana sih cara untuk memberikan MPASI yang tepat supaya asupan nutrisi bayi dapat tercukupi.

Pemberian MPASI untuk sibuah hati merupakan salah satu periode yang sangat penting bagi tumbuh kembang si bayi. Nah, pada periode ini bayi akan mulai belajar untuk mengenal bentuk dan rasa makanan, selain ASI.

Panduan dan tips Memberikan MPASI Setelah Bayi Berusia 6 Bulan – Bebicare

MPASI sendiri sebaiknya tidak diberikan sebelum sibayi berusia 6 bulan, dikarenakan pada usia tersebut bayi akan lebih beresiko mengalami alergi terhadap makanan. Selain itu, pemberian MPASI sebelum bayi berusia 4 bulan juga dapat menimbulkan resiko bayi tersedak.

  1. Tanda-Tanda Bayi Siap Makan

Perkembangan setiap bayi memang berbeda dan tidak bisa dibandingkan antara satu sama lain. Akan tetapi, ada beberapa tanda yang menunjukkan bayi telah siap untuk mengonsumsi makanan, diantaranya yaitu :

  • Bisa meraih makanan dan memasukkannya ke dalam mulut, karena telah ada koordinasi yang baik antara mata, mulut dan tangannya.
  • Duduk sendiri tanpa bantuan dan sudah bisa menegakkan kepala.
  • Tertarik sama makanan yang dimakan oleh orang lain.
  • Mampu membuka mulutnya dengan baik untuk menerima makanan dari sendok.
  • Dapat menelanan makanan dengan baik dan tidak mengeluarkannya kembali dari mulut.

Namun, beberapa tanda lain yang ditunjukkan oleh bayi, seperti memasukkan jarinya kedalam mulut dan menangis ketika malam hari, dapat membuat anda keliru dan mengira bayi telah bisa diberi makanan padat. Padahal, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa bayi menginginkan lebih banyak ASI.

Membiasakan Bayi dengan MPASI

Berikut ini adalah beberapa panduan dan tips yang dapat anda lakukan untuk mengenalkan dan membiasakan bayi dengan MPASI :

  1. Ajak sibayi untuk makan bersama keluarga dimeja makan

Anak-anak seringkali meniru hal-hal yang dilakukan oleh orang tua dan orang-orang disekitarnya. Dengan cara mengajak bayi untuk ikut makan bersama dengan keluarga, ia dapat memperhatikan serta meniru cara makan yang baik.

Untuk memulainya, anda juga bisa menempatkan sikecil pada kursi makan khusus bayi dan jangan lupa untuk memasang pengaman agar ia tidak terjatuh.

  1. Berikan MPASI secara bertahap

Untuk memperkenalkan makanan padat kepda sikecil, awali dengan memberikannya sedikit demi sedikit, atau setidaknya tiga kali sehari. Namun, jangan terlalu dipaksakan jika sikecil tidak mau mengonsumsi makanan yang diberikan.

Lebih baik sikecil makan lebih sering dalam porsi yang sedikit daripada dalam porsi banyak, akan tetapi hanya sesekali.

  1. Berikan Waktu Kepada Bayi Untuk Menyesuaikan Diri

Hindari untuk memaksa sikecil mengonsumsi dan menghabiskan makanannya. Jika ia belum atau sama sekali tertarik dengan suatu makanan, bukan berarti sikecil tidak tertarik untuk mengonsumsi makanan tersebut seterusnya. Cobalah untuk menawarkan MPASI kembali diesok harinya.

  1. Biarkan Bayi Mencoba Makan Sendiri

Biarkan sikecil mengambil dan memasukkan makanannya sendiri kedalam mulutnya. Hal tersebut merupakan bagian proses belajar sikecil dalam mengenal makanan. Namun, jangan sampai meninggalkan sikecil seorang diri saat mengonsumsi makanan, sebab ia masih sangat rentan tersedak saat mengunyah dan menelan makanan.

Agar lebih aman, Bunda bisa menemami sikecil makan sendiri ketika ia sudah berusia sekitar 9 bulan.

  1. Perhatikan peralatan makan yang digunakan bayi

Hindari menggunakan perlengkapan makan berbahan kaca yang sangat beresiko pecah dan dapat melukai bayi. Pasangkan kain atau celemek pada leher sikecil guna mengantisipasi makanan yang tumpah melalui sendok ataupun mulutnya.

Bunda juga bisa menggunakan perlengkapan makan yang cerah untuk membuat suasana makan menjadi lebih menarik dan menyenangkan buat sikecil.

Pola makan bayi pasti bermula dari masa pertamanya ia mengonsumsi makanan. Oleh karena itu, berikan beragam jenis makanan yang sehat dan bergizi, terutama sayur dan juga buah-buahan, agar ia mendapatkan nutrisi yang cukup dan terbiasa mengonsumsinya.

Makanan yang perlu dihindari ketika memberikan MPASI

Dalam memilih menu MPASI, beberapa jenis makanan dibawah ini sebaiknya jangan sampai diberikan kepada bayi :

  1. Jus buah

Terlalu banyak mengonsumsi jus, terlebih jus kemasan pasti ada gula tambahan yang dapat menyebabkan bayi akan mengalami diare dan gigi berlubang. Nah selain itu, jus juga mengandung serat dan nutrisi yang lebih rendah daripada buah segar yang dihaluskan ataupun potong

  1. Susu sapi

Sangat tidak disarankan memberikan susu sapi untuk bayi sebelum ia berusia satu tahun. Dikarenakan susu sapi tidak sesuai dengan kebutuhan dan malah dapat menigkatkan resiko kekurangan zat besi.

Pemberian susu formula sebagai tambahan nutrisi sebaiknya diberikan sesuai dengan saran atau anjuran dokter saat bayi memiliki kondisi tertentu.

  1. Madu

Madu juga sebaiknya tidak diberikan kepada bayi ketika masih berusia dibawah usia 1 tahun sebagai bagian dari menu MPASI. Hal ini karena madu dapat menyebabkan bayi terkena botulisme, yaitu mengalami kondisi keracunan akibat bakteri Clostridium botulinum yang terkandung didalam madu.

  1. Makanan keras

Hindari juga memberikan biji-bijian atau makanan yang telalu bertekstur padat (keras) dan berukuran kecil, seperti popcorn, kacang, atau permen. Sebab makanan tersebut dapat meningkatkan resiko bayi tersedak.

  1. Penyedap rasa

Sebaiknya anda tidak menambahkan penyedap rasa apapun seperti gula atau garam kedalam menu MPASI bayi. Semua bahan tambahan yang diberikan terlalu dini sehingga sangat beresiko mengganggu tumbuh kembang sikecil.

Selain beberapa makanan diatas, Bunda juga sangat disarankan agar tidak memberikan makanan yang masih panas seperti makanan cepat saji, dan makanan kemasan untuk orang dewasa kepada sikecil.

Akan tetapi, Bunda juga bisa lho memberikan abon untuk campuran MPASI agar sikecil lebih lahap dan tingkat nafsu makan jadi naik. Bunda dapat order melalui link dibawah ini : 

Shopee : Alala_Babyshop

Jenis dan Cara Untuk Pemberian MPASI Sesuai Usia Bayi

Cara pemberian dan jenis MPASI pada umumnya juga menyesuaikan dengan usia sikecil. Nah, berikut ini ada beberapa hal yang dapat menjadi panduan bunda dalam menentukan MPASI untuk sikecil :

  • MPASI untuk bayi usia 6–7 bulan

Saat sikecil berusia 6 bulan, bunda dapat memberikan sayuran ataupun buah-buah dan nasi yang dihaluskan. Jika sikecil sudah terbiasa dengan makanan tersebut, Bunda juga dapat memberikan jenis makanan yang lain, seperti contoh daging ayam, ikan, roti, dan telur, yang telah dihaluskan.

Baca juga : Jika bunda repot atau bingung gimana sih MPASI terbaik itu ?                            

  • MPASI untuk bayi usia 8–9 bulan

Pada usia ini, Sikecil biasanya sudah bisa makan tiga kali sehari. Selain makanan yang dihaluskan, Bunda juga bisa mulai mengenalkan sikecil dengan makanan yang padat, yaitu dengan cara dipotong memanjang seukurang jari dewasa sehingga sikecil lebih mudah menggenggamnya.

Cobalah untuk memberikan sikecil sayuran, seperti wortel, buncis dan kentang, yang sudah dimasak atau direbus hingga lunak.

  • MPASI untuk bayi usia 12 bulan dan seterusnya

Ketika Si Kecil mulai memasuki usia 1 tahun, Bunda dapat memberikannya makanan tiga kali sehari dan menambahkan camilan di antara jam makan sikecil.

Berikan camilan yang sehat-sehat seperti buah, sayur, roti panggang, dan yoghurt pada bayi. Namun, pastikan juga untuk tidak ada tambahan gula atau garam pada camilannya, ya.

Hal penting yang sangat perlu diperhatikan pada saat memberikan MPASI ialah jangan sampai ada paksaan kepada sikecil untuk menghabiskan makanannya. Bisa juga sambil menyuapin MPASI bermain dengan sikecil, sehingga sikecil merasa terhibur dan mood makan akan membaik.

Jika bayi mengalami gejala alergi setelah mengonsumsi makanan tertentu, seperti kulit memerah dan bengkak, muntah, diare, atau sulit bernapas, segera bawa ia dokter anak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon