Artikel

Diposting pada: Monday, 15 November 2021

7 Solusi Anak GTM (Gerakan Tutup Mulut)

7 Cara Mengatasi Anak GTM

Siapa sih yang tidak pusing jika sikecil melakukan gerakan tutup mulut atau yang biasa disebut GTM ?

Selain berat badan sikecil bisa turun, pasti Bunda khawatir sikecil akan kekurangan gizi dan mudah sakit jika mereka kurang makan.

Nah, kenapa sih kok sikecil sampai mogok makan? Yuk mari disimak yaa bunn.

Padahal sebelumnya sikecil makannya lahap-lahap aja dan tidak pernah ada masalah, makanan apapun juga masuk ke mulutnya tanpa ada protes seperti ini sebelumnya.

Bunda jangan sampai marah-marah apalagi sampai memaksa sikecil untuk makan.

Bukannya mereka jadi mau makan, akan tetapi mereka akan memusuhi makanan dalam jangka waktu yang lama.

Mungkin Bunda dapat mencari tahu di Artikel berikut ini, Apa saja sih penyebab dan juga solusi anak GTM.

  1. Ketahui penyebab anak tidak mau makan

Pertama, yang harus bunda lakukan ialah mencari tahu apa penyebab sikecil jadi malas makan.

Apakah mereka sedang sakit sariawan, atau penyakit lainnya yang dapat menyebabkan nafsu makan sikecil jadi menurun, atau bisa juga mereka trauma dengan salah satu makanan, dan mungkin juga mereka bosan dengan varian makanan yang itu-itu aja.

Ada sedikit cerita dari salah satu Bunda yang memiliki pengalaman anaknya sakit diare setelah mencoba salah satu MPASI INSTANT yang dijual ditoko-toko ritel.

Setelah itu, anaknya jadi trauma dan tidak mau makan dan cuman mau makan MPASI yang gurih dan manis.

Apabila ini yang terjadi, maka Bunda dapat membuat MPASI sendiri sehingga sikecil mendapatkan asupan nutrisi dan gizi dari bahan-bahan alami tanpa bahan pengawet. Buat Bunda-bunda yang sibuk kerja tak sempag memasak MPASI sendiri untuk sikecil, Tenang bunn... Kini sudah banyak dijual disekeliling rumah bunda MPASI Bubur Bayi Organik yang jualannya pakai rombong atau booth dan biasanya jam bukannya dipagi hari saja.

  1. Buat si Kecil merasa lapar

Ketika sikecil tidak mau makan, maka jangan pernah melakukan pemaksaan apalagi sampai mencekokinya makanan ya bunn.

Daripada menjadi pengalaman makan malah akan menjadi pengalaman buruk bagi sikecil.

Jika sikecil menunjukkan tanda kalau tidak mau makan, maka diamkan terlebih dahulu, dan coba tawarkan kembali makanan tersebut setelah 10-15 menit tanpa adanya paksaan.

Ulang terus hingga sikecil mau makan. Dan latih anak untuk mengenali rasa kenyang dan laparnya sendiri.

Hindari juga memberikan susu ataupun snack diwaktu dia akan mulai makan.

Usahakan sikecil melakukan gerakan fisik seperti ajak bermain supaya ia merasa lapar dan tepat pada waktunya ketika mereka harus makan.

  1. Hindari makanan junkfood atau instan

Jika anak tidak mau makan, jangan pernah Bunda memberikan makanan yang mereka suka seperti junkfood, ataupun coklat hanya demi makanan yang masuk ke mulutnya.

Maka hal ini tentu tidak akan mendisiplinkan mereka, akan tetapi justru bisa membuat mereka menjadikan makanan itu sebagai alasan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan

Selain itu, memberikan makanan junkfood atau makanan instant terlalu sering juga bisa merusak cita rasa sikecil terhadap makanan.

Mereka pasti akan menjadi terbiasa terhadap makan-makanan yang memiliki rasa kuat dan kemungkinan pasti tidak mau makan makanan yang dimasak tanpa penyedap rasa.

Untuk menghindari hal tersebut, bunda juga bisa memberikan tambahan ABON BAYI +8 BULAN ke dalam MPASI sikecil. 

  1. Buat jadwal makan

Untuk mendisiplinkan waktu makan sikecil, Coba untuk membuat jadwal makan ya bunn.

Misalnya jam makan sudah diatur pada pukul 7 pagi, 12 siang, dan 7 malam.

Kemudian, pemberian snack bisa diberikan pada pukul 9 pagi atau bisa juga pukul 3 sore.

Dengan cara menertibkan jadwal makan, pasti sikecil akan merasa lapar pada waktunya dan juga akan terdorong untuk mencari makanan.

Batasi juga waktu makan sikecil tidak boleh melebihi 30 menit atau mereka akan merasa bosan dan pasti cenderung jadi malas makan.

Di sela-sela memberikan snack, Bunda juga dapat memberikannya susu, tapi usahakan jangan sampai mendekati waktu jam makan, atau sikecil akan merasa kenyang sebelum mereka makan makanan utama.

Jika Bunda sedang keluar travelling, maka usahakan juga untuk memberi makan sikecil tetap teratur, supaya kebiasaan makanan ini jadi lebih teratur.

  1. Memberikan variasi makanan

Sama seperti orang dewasa, sikecil bisa juga bosan saat makan lho bunn.

Bahkan mungkin mereka akan jauh lebih cepat merasa bosan terhadap makanan, apalagi jika mereka sudah mengenal berbagai jenis macam rasa yang kuat dengan kandungan MSG seperti yang terkandung didalam makanan instant atau junkfood.

Nah, untuk menghadapi masalah ini, maka Bunda juga perlu memberikan variasi makanan kepada sikecil.

Apabila sikecil tidak suka sayuran, Bunda dapat mengolah sayuran sehingga mereka tidak lagi merasakan rasa sayuran pada makanannya.

Bisa dengan cara dicampur pada makanan kesukaanya, atau juga bisa dipotong kecil-kecil sekali sampai tidak terlihat seperti sayur.

Meskipun terdengar sulit, akan tetapi coba untuk terus kreatif dalam mencoba berbagai jenis makanan untuk sikecil.

Selain itu, ada juga ABON BAYI dengan berbagai varian rasa yang dijual di online shop ataupun toko offline.

ABON BAYI bisa bunda berikan kepada sikecil dari usia 8 bulan keatas untuk menambah rasa pada MPASI agar tidak mudah bosan dan pastikan Bunda memberikan ABON BAYI yang non MSG dan tanpa bahan PENGAWET

Tentunya makanan yang diberikan tetap dengan gizi yang seimbang yaa bunn, supaya gizi untuk sikecil tetap terpenuhi meski misalnya ia hanya makan sedikit.

  1. Buat suasana menyenangkan

Yang terpenting dari segalanya ialah menjadikan suasana menyenangkan supaya sikecil mau makan.

Jika Bunda memaksa, ataupun memarahinya, pasti suasan makan sudah menjadi tidak enak dan menjadikan sikecil bisa trauma.

Bunda dapat membiasakan sikecil untuk mulai makan dimeja makan bersama Ayah dan Bunda.

Dengan begitu pasti sikecil akan terbiasa melihat orangtuanya makan, dan pasti ikut terdorong untuk ikut makan juga.

Jangan biasakan juga membawa sikecil untuk makan sambil bermain di taman ataupun di mall.

Suasana yang menyenangkan bukan begitu yang dimaksud, akan tetapi lebih kepada semangat dan keceriaan diatas meja makan bersama Ayah dan Bunda.

  1. Hindari makan sikecil sambil menonton televisi atau menggunakan gadget

Hindari makan sikecil sambil menonton televisi, ataupun sambil melihat gadget.

Meski terkadang supaya anak cepat mau makan, pasti Bunda tidak mau untuk repot dan memberikan mereka gadget untuk mengalihkan perhatiannya.

Padahal sebenarnya konsentrasi anak juga bisa terganggu dengan adanya tayangan televise ataupun Youtube lho.

Kedisiplinan yang ditanamkan sejak dini, tentu akan membuahkan hasil hingga sikecil tumbuh besar dan meminimalisir terjadinya GTM pada anak.

Kalaupun mereka tetap melakukan GTM, tenang saja ya bunn. Hal ini tentu tidak akan berlangsung selamanya atau hanya bersifat sementara saja.

Jadi tetap semangat dan pantang menyerah buat Bunda yaa, demi tumbuh kembang sikecil baik.

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon