Artikel

Diposting pada: Monday, 29 November 2021

Tips Memperkenalkan Makanan Bayi Sesuai Usia

Memperkenalkan Makanan Bayi Sesuai Usia

Makanan bayi pada umumnya sudah dapat diberikan, ketika bayi sudah mulai berusia 6 bulan. Bunda dapat mulai memperkenalkan makanan bayi kepada sikecil pada usia tersebut supaya ia mulai terbiasa mengonsumsi makanan yang padat. Namun, lakukan secara bertahap dan pilih makanan bayi sesuai usia sikecil ya bun. 

Sumber gizi dan asupan utama bayi ialah air susu ibu (ASI). Jika tidak memungkinkan untuk menyusui, Bunda dapat memberikannya susu formula. Nah, setelah usianya 6 bulan, bayi bisa diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) supaya sikecil mulai terbiasa untuk mengonsumsi makanan padat.

Memperkenalkan Makanan Bayi Sesuai Usia - Bebicare

Ada beberapa tanda yang bisa Bunda kenali sebagai kesiapan sikecil untuk mengonsumsi makanan yang padat, seperti mulai hilangnya reflex mendorong pada lidah sikecil, ia bisa mulai duduk tegak dan mempertahankan posisi kepala dan lehernya, serta ia mulai terlihat tertarik pada makanan.

Memperkenalkan Makanan Bayi Sesuai Usia

Memperkenalkan makanan bayi perlu dilakukan secara bertahap. Berikut ini ialah petunjuk dalam pemberian makanan bayi sesuai usianya :

Usia 4–6 Bulan

Pada masa ini, ASI atau susu formula juga merupakan asupan nutrisi utama bayi ya bunn, sementara itu, makanan padat merupakan makanan pendamping atau asupan tambahan saja.

Biasanya makanan bayi yang paling awal diperkenalkan adalah bubur sereal bayi yang dicampur ASI atau susu formula. Selain itu, Bunda juga bisa memulainya dengan memberikan bubur yang terbuat dari daging atau ikan dan dicampur dengan sayuran yang dihaluskan dengan blender.

Untuk memperkenalkan makanan pada bayi, Bunda tidak perlu terburu-buru dan lakukanlah secara perlahan dan juga bertahap sesuai dengan kemauan dan kemampuan sikecil ya bunn. Misalnya, berikan bubur sekitar 1 sendok teh, kemudian tingkatkan menjadi 1 sendok makan, dan berikan sebanyak 2 kali sehari.

Cara memberikannya juga perlu Bunda perhatikan. Berikan makanan dengan mendekatkan 1 sendok makanan didekat mulut sikecil dan coba perhatikan responsnya. Jika ia menolak, tunda sejenak atau tunggu beberapa hari sebelum mencobanya lagi ya bunn. Ingat ya bunn, jangan sampai ada unsur paksaan kepada sikecil ya moms.

Sebisa mungkin usahakan untuk memberikan sikecil makan secara teratur. Jangan menunda sampai ia terlalu lapar, dikarenakan hal ini dapat membuatnya menjadi rewel atau lela, sehingga susah atau tidak ada mood untuk makan.

Untuk menyiasatinya, Bunda dapat memberi sedikit ASI terlebih dahulu. Setelah itu, pangku sikecil atau dudukan pada tempat duduk khusus untuk memulai langkah awal memberikan makanan pada si kecil.

Usia 6–8 bulan

Pada usia ini, rata-rata bayi sudah mulai mampu untuk duduk dikursi khusu bayi tanpa bantuan. Namun, agar lebih aman lagi, jangan lupa kenakan sabuk pengaman yang biasa terpasang pada kursi bayi ya bunn.

Nah, apabila bayi sudah bisa makan sereal lunak atau bubur nasi dari sendok, selanjutnya Bunda dapat memperkenalkan makanan bayi jenis lain. Namun perlu diingat, tetap perkenalkan secara perlahan ketika Bunda mulai memberinya jenis makanan baru.

Bunda dapat memberikan makanan tersebut kepada sikecil selama beberapa hari berturut-turut, supaya ia terbiasa dengan rasanya, sekaligus mengetahui kemungkinan bayi memiliki reaksi  alergi terhadap suatu makanan atau tidak.

Pada usia ini, Bunda sudah dapat memberikan buah dan sayur yang dihaluskan. Misalnya seperti alpukat, ubi, atau wortel yang sudah dimasak terlebih dahulu. Pilihan lainnya adalah bubur dari kacang-kacangan, seperti edamame, kacang panjang, kacang merah, kedelai, serta bubur dari tahu.

Porsi untuk bayi 6-8 bulan adalah 1 sendok teh bubur buah, yang kemudian dapat ditingkatkan menjadi ¼ hingga ½ cangkir secara bertahap dalam 2-3 kali makan. Porsi yang sama berlaku untuk bubur dari sayur. Sementara itu, sereal lunak atau bubur nasi dapat Bunda berikan sekitar 3-9 sendok makan dalam 2-3 kali makan.

Untuk memenuhi kebutuhan protein sikecil, Bunda dapat memberikannya daging, ikan, telur, tahu dan tempe yang sudah dipotong halus. Selain itu, Bunda juga boleh memberikan yogurt tanpa menggunakan pemanis dalam porsi yang kecil.

Usia 8–10 bulan

Pada usia 8-10 bulan, sebagian besar bayi sudah mulai mampu mengonsumsi bubur atau sereal yang diberikan bersama ASI ataupun susu formula.

Umumnya, saat ini bayi sudah dapat menikmati mengunyah makanan dengan tekstur yang lebih padat. Bayi untuk usia 9 bulan juga biasanya sudah lebih pandai menggenggam makanan dan memasukkannya ke dalam mulut.

Di usia ini, Bunda cukup menghaluskan makanan bayi saja, tidak perlu lagi membuatnya menjadi bubur.

Beberapa jenis makanan, seperti wortel atau ubi, tetap perlu dimasak terlebih dahulu, akan tetapi tidak  perlu dihaluskan. Bunda cukup memotong makanan tersebut kecil-kecil supaya sikecil tidak tersedak. Demikian juga apabila Bunda akan memberikan biscuit khusus untuk bayi.

Porsi makan bayi di usia 8-10 bulan adalah sekitar ¼ hingga ½ cangkir sereal ¾ atau 1 cangkir buah dan sayur, serta hingga ½ cangkir makanan sumber protein, seperti daging dan ikan.

Usia 10–12 bulan

Menjelang ulang tahun pertamanya, bayi sudah mulai mampu mengonsumsi banyak jenis makanan yang sama dengan orang dewasa. Hanya saja, perlu diberikan dalam potongan yang kecil-kecil supaya lebih aman saat dikunyah dan ditelan oleh sikecil.

Kendati demikian, produk kacang-kacangan, teluh utuh, dan ikan sebaiknya diberikan kepada bayi ketika sudah berusia 1 tahun, terutama jika bayi memiliki faktor resiko untuk mengalami alergi, semisal jika da anggota keluarga yang memiliki riwayat alergi.

Selain itu, susu sapi dan madu juga dianjurkan atau disarankan untuk diberikan kepada bayi setelah berusia 1 tahun. Untuk porsi makannya, bayi usia 10-12 bulan tidak terlalu berbeda dengan usia 8-10 bulan.

Tips Menyiapkan Makanan Bayi

Sebelum menyiapkan makanan bayi, hal pertama yang tidak boleh Bunda lupakan ialah mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun hingga benar-benar bersih.

Selain itu, ingat  juga untuk selalu memberikan makanan dengan tekstur yang sesuai dengan usia sikecil ya bunn. Misalnya, pada usia 9 bulan, Bunda sudah bisa memberinya makanan dengan tekstur yang lebih kasar dan kental untuk membantunya belajar mengunyah, seperti nasi tim bisa diberikan kepada bayi usia 9 bulan dikarenakan untuk menstimulasi tumbuhnya gigi susu pada sikecil.

Berikut ini beberapa cara menyiapkan makanan untuk bayi sesuai dengan jenis makanannya :

Makanan siap saji

Bila Bunda memutuskan untuk memberi Sikecil makanan bayi siap saji, hal yang perlu Bunda perhatikan antara lain :

Pastikan produk makanan bayi sudah memenuhi standar kesehatan.

Hindari membeli produk makanan bayi yang mengandung pemanis dan bahan tambahan lainnya.

Pindahkan makanan bayi terlebih dahulu ke mangkuk sebelum memberikannya pada sikecil. Kemudian, simpan sisanya didalam lemari pendingin.

Habiskan makanan bayi siap pakai dalam 1–2 hari setelah kemasannya dibuka.

Makanan yang disiapkan sendiri

Jika Bunda memilih untuk memberi sikecil makanan bayi yang Bunda siapkan sendiri, hal-hal yang perlu Bunda perhatikan ialah :

Gunakan blender atau food processor untuk menghaluskan makanan bayi.

Pilih cara memasak yang dapat menjaga nutrisi dengan baik. Misalnya, dibandingkan direbus, lebih baik Bunda mengukus buah dan sayur.

Berikan sikecil dengan makanan 1 bahan terlebih dahulu. Bila ia sudah terbiasa, cobalah campur 2 bahan makanan untuk diolah menjadi bubur.

Akan tetapi kalo dari keterangan diatas, Bunda kesehariannya repot banget gak bisa memasak MPASI untuk sikecil, Nah ini ada solusi Bunda untuk MPASI BERGIZI UNTUK SIBUAH HATI ada BEBICARE BUBUR BAYI ORGANIK.

Bunda juga jangan sampai salah pilih ya bunn, untuk asupan MPASI sibuah hati pilih yang sudah bener-bener teruji dan memiliki sertifikat hasil uji laboratorium, Seperti produk BUBUR BAYI ORGANIK BEBICARE yang sudah bener-bener teruji dan memiliki sertifikasi gizi yang sudah tertera disetiap rombong BEBICARE.

 

Yuk, Berikan MPASI yang terbaik untuk sibuah hati, supaya tumbuh kembang sikecil bisa baik dan maksimal serta mendapatkan asupan gizi yang cukup

Jika Bunda masih memiliki pertanyaan terkait cara memperkenalkan makanan bayi sesuai usia atau bingung memilih makanan yang tepat untuk sikecil, jangan ragu bertanya kepada dokter ya bunn.

 

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon