Artikel

Diposting pada: Saturday, 12 September 2020

Alasan memilih Makanan Organik untuk si kecil

Di Era ini, Pasti kita mengetahui bahwa lahan pertanian menyempit sehingga membuat petani mengolah lahannya sedemikian rupa agar tetap produktif. Salah satunya adalah dengan cara menambahkan beberapa pupuk atau pestisida untuk merangsang kesuburan tanah dan meningkatkan hasil tanam.

Sistem pencernaan sang buah hati masih belum sempurna, sehingga jika mereka mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung pestisida di dalamnya akan sangat berbahaya bagi sang buah hati. Pestisida sendiri apabila terdapat dalam makanan akan menganggu kesehatan. Logam berat yang merupakan unsur pestisida biasanya ditimbun di dalam hati, sehingga menganggu metabolisme dan menyebabkan kerusakan pada ginjal. Pestisida juga menganggu peredaran hormon, sehingga menimbulkan sejumlah penyakit seperti kanker, problem reproduksi perempuan, keracunan otot, terganggunya sistem endokrin, bersifat karsinogenik dan menekan sistem imun.

Makanan berbahan dasar organik sedang tren pada saat ini. Seperti kita ketahui, makanan organik ditanam tanpa menggunakan pupuk kimia sintetik, pestisida, hormon pertumbuhan, dan modifikasi genetik yang tentunya berbeda dengan makanan yang diproduksi secara konvensional. Makanan organik adalah semua bahan pangan yang diproduksi dengan sedikit  mungkin atau bebas sama sekali dari unsur – unsur kimia.

Saat sang buah hati kita bertambah usia, tentu kebutuhan nutrisinya juga meningkat. Buah hati tidak akan puas hanya dengan ASI atau susu formula. Asupan gizi yang beragam yang berasal dari biji – bijian, ikan, daging, sayur – sayuran dan buah –buahan dibutuhkan oleh si kecil. Salah satu penentu kesehatan Si Kecil adalah makanan yang dikonsumsinya. Zat gizi yang terpenuhi dengan baik akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang si Kecil.

Dalam memenuhi zat gizi si kecil tentunya harus selektif dalam memilih jenis makanan. Salah satu hal yang bisa bunda lakukan adalah memilih makanan organik. Untuk anak berumur enam bulan ke atas, bubur organik menjadi salah satu pilihan terbaik saat ini. Selain itu, kandungan zat gizi seperti vitamin dan mineral yang ada dalam makanan organik akan terjaga dengan baik karena tidak ada interaksi antara zat kimia dengan vitamin dan mineral tersebut, sehingga kualitas gizinya tidak rusak.

Kelebihan mengkonsumsi bahan organik adalah memiliki antioksidan 50 % lebih banyak, bebas bahan kimia, lebih banyak nutrisi (tanaman yang tumbuh dengan organik kaya akan nutrisi, vitamin, mineral, mikronutrien dan enzim, dari pada tanaman konvensional), rasanya lebih sedap (kandungan gizi yang tinggi membuat sayur atau buah organik terasa lebih enak), menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi polusi, bebas hormon dan antibiotik. Antioksidan dapat menurunkan resiko penyakit kanker dan jantung. Makanan organik juga mengandung lebih banyak vitamin dan mineral, seperti besi dan zinc. Penelitian lainnya juga menemukan bahwa makanan organik lebih dapat melawan kanker dan orang yang memakan makanan organik, kekebalan tubuhnya meningkat, tidur lebih nyenyak, dan berat badannya lebih ringan dari pada yang mengkonsumsi makanan non-organik

Riset yang dilakukan oleh Enviromental Working Group pada 14 Juli 2005, rata-rata sang buah hati lahir dengan 200 zat yang mengandung toksin dan karsinogen dalam tubuhnya. Pada saat mencapai umur 2 tahun sebagian besar kadar toksin mencapai batas yang mematikan. Dengan memberi makan sang buah hati dengan makanan organik, akan menurunkan jumlah karsinogen dalam darahnya hingga hanya 1/6 bagian dibandingkan jika anda memberi mereka makanan non-organik. Sehingga dapat menurunkan kemungkinan terserang bermacam-macam penyakit secara signifikan.

 

Sumber

Info pangan organic blog, 2009. Produk Pangan organic dapat mengurangi penyakit kanker.
http://panganpertanianorganik.blogspot.com/2009/05/produkpangan-organik-dapat-kurangi. -kurangi.html dari http://beritabumi.or.id/berita3.php? Idberita=551 dari Made Astawan

Parlyna, Ryna, Munawaroh Munawaroh. "Konsumsi pangan organik: meningkatkan kesehatan konsumen?" Jurnal Ilmiah Econosains 9.2 (2011): 157-165.

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon