Artikel

Diposting pada: Wednesday, 08 December 2021

Apa Itu MPASI FORTIFIKASI ?

Apa yang dimaksud dengan MPASI Fortifikasi?

Istilah fortifikasi tentu sudah banyak dan sering Bunda dengar bukan? Untuk yang sedang mempersiapkan MPASI, sedang maupun yang sudah melewatinya, MPASI Fortifikasi atau yang biasanya disebut sebagai Makanan Pendamping Instan/Pabrikan yang sudah sangat familiar terdengar. Yang terfikirkan oleh saya awalnya, semua makanan yang meiliki kata Instan ialah bagaimana ya keamanannya apabila sering dikonsumsi? Mengandung bahan pengawet? Untuk orang dewasa saja ada himbauan untuk tidak terlalu sering makan makanan instan dan bagaimana ini untuk bayi?

Sampai akhirnya dimasa persiapan MPASI mimin membekali diri dengan memperbanyak membaca dan juga mencari ilmu dari berbagai forum MPASI, Dokter anak subspesialiasi nutrisi dan juga sharing dari sesama ya bunn, mimin menemukan fakta bahwa Makanan Instan yang biasa kita tahu selama ini, sebetulnya lebih tepat disebut sebagai Makanan Pendamping Terfortifikasi.

Apa itu Fortifikasi? Fortifikasi merupakan penambahan gizi pada makanan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas makanan tersebut. Latar belakang dibuatnya MPASI Terfortifikasi ialah untuk meningkatkan Gizi anak-anak tidak hanya di negara kita, akan tetapi juga diseluruh dunia. IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) menyebutkan, bahwa Indonesia, Pabrik Makanan Pendamping terfortifikasi wajib mengikuti ketentuan khusus yang ditetapkan oleh lembaga kesehatan dunia (WHO).

Ketentuan ini meliputi standar keamanan, higienitas, dan juga kandungan nutrisinya. Apabila tidak memenuhi standar ini makan BPOM tidak akan mengeluarkan ijin edarnya.

Menurut IDAI, kebutuhan bayi 6 bulan untuk zat besi saja ialah sebanyak 11mg/hari. ASI hanya dapat mensuplai 2mg saja, lalu sisanya harus dipastikan dapat terpenuhi dari MPASI. Makanan yang mengandung zat besi sebagian contohnya daging sapi, untuk memenuhi kebutuhan harian zat besinya, dibutuhkan dari 400gr daging sapi. Hal ini tentu akan sulit mengingat kapasitas lambung bayi yang masih kecil dan juga kemampuan ekonomi masyarakat yang masih banyak yang belum memadai.

Itu baru kebutuhan dari Zat besinya, lalu bagaimana dengan vitamin lainnya yang dibutuhkan? Berapa banyak jenis variasi makanan yang disajikan setiap kali makan? Maka dari itu, dibuatkanlah MPASI fortifikasi yang sudah dilengkapi dengan kebutuhan makro dan mikronutrien yang sudah sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi. Jadi jawabannya, MPASI Instan tentu sangat aman ya Bunda untuk dikonsumsi sering.

Bahkan bisa menjadi salah satu solusi untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi pada sikecil ataupun disaat travelling agar lebih praktis da mudah untuk memenuhi kebuhuhan nutrisi sikecil.

Jadi, MPASI Instan tidak sama ya Bunda dengan makanan instannya orang dewasa.

Alamat

Jl. Kolonel Sugiono No.21 Kepuh Kiriman, Waru Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia 61256
 

031-8662424

Telepon